Artikel
CORAGE 2.0 di Seoul: Apa Bedanya 16 Frekuensi QMR dengan RF Biasa?

CORAGE 2.0 (Corage Cellfit) adalah perangkat buatan Korea dari QuanteQ dengan teknologi QMR (Quantum Molecular Resonance) dari Telea, Italia. Perangkat ini mengalirkan 16 frekuensi antara 4 dan 64MHz sekaligus untuk menggerakkan ion dan molekul di dalam kulit. Direktur dr. Kim Jae-rim dari Klinik RETOO Cheongdam menjelaskan bedanya dengan RF biasa yang memakai satu frekuensi, empat jenis handpiece, serta durasi dan pemulihannya.
Daftar isi
- 01Apa itu CORAGE 2.0?
- 02Apa itu QMR, dan bagaimana cara kerjanya di kulit?
- 03Apa beda CORAGE 2.0 dengan RF biasa seperti Thermage?
- 04Apa beda empat handpiece CORAGE 2.0?
- 05Apakah CORAGE 2.0 sakit, dan berapa lama downtime-nya?
- 06Bisakah CORAGE 2.0 dilakukan saat kunjungan singkat ke Seoul?
- 07Kapan Klinik RETOO Cheongdam merekomendasikan CORAGE 2.0?
Apa itu CORAGE 2.0?
Corage adalah perangkat buatan Korea yang diluncurkan QuanteQ Co., Ltd. pada 2017, setelah perusahaan ini menjalin kerja sama teknologi dengan Telea Electronic Engineering dari Italia pada 2016 [1]. Versi yang ditambah handpiece Egg dengan isapan vakum pada 2021 disebut CORAGE 2.0, dan produsen juga menamainya Corage Cellfit [3]. Jadi, "CORAGE CELLFIT" dan "CORAGE 2.0" di halaman Klinik RETOO Cheongdam adalah dua nama resmi dari produsen untuk alat yang sama.

Izin dari Kementerian Keamanan Pangan dan Obat Korea (MFDS) diberikan untuk kategori unit bedah listrik serbaguna (general-purpose electrosurgical unit), yaitu alat yang memakai arus radiofrekuensi untuk mengoagulasi jaringan atau meredakan nyeri [4]. Di Klinik RETOO Cheongdam, alat ini dipakai untuk pasien yang merasa kulitnya jadi sensitif karena sering laser, dan untuk pasien yang ingin merawat kontur wajah dan kekencangan kulit dengan cara yang minim nyeri, tanpa menyuntikkan apa pun ke kulit atau melukai kulit dengan panas.
Apa itu QMR, dan bagaimana cara kerjanya di kulit?
QMR (Quantum Molecular Resonance, resonansi molekuler kuantum) adalah teknologi yang dipatenkan Telea. Dengan 4MHz sebagai gelombang dasar, QMR mengalirkan 16 frekuensi berjarak 4MHz sekaligus: 8, 12, 16 … hingga 64MHz [2][5]. Saat medan listrik ini mengenai kulit dan sel-sel di dalamnya, ion (partikel bermuatan listrik) di tubuh bergerak maju-mundur, molekul berpolaritas berputar, dan gerakan itu berubah menjadi energi panas biologis di dalam jaringan [2]. Frekuensi 64MHz berarti 64 juta getaran per detik. Dari situlah ungkapan "bergerak hingga 64 juta kali per detik" di halaman CORAGE Klinik RETOO Cheongdam berasal [1].
Produsen menggambarkan QMR sebagai "teknologi yang memicu gerakan sel sekaligus membantu regenerasi sel", dan menyebut bahwa di Eropa teknologi resonansi yang sama dipakai untuk perawatan luka [1]. Dalam sebuah eksperimen, sel punca mesenkimal dari sumsum tulang manusia dipapar QMR 10 menit per hari selama 4 hari, dalam dua siklus. Hasilnya, daya hidup, proliferasi, dan kemampuan diferensiasi sel sama dengan kelompok kontrol, sementara ekspresi gen MMP1 dan PLAT yang berperan dalam penataan ulang jaringan meningkat [5]. Intinya, QMR adalah rangsangan yang mengubah aktivitas sel tanpa mematikan sel.
Apa beda CORAGE 2.0 dengan RF biasa seperti Thermage?
RF biasa, yang dikenal lewat Thermage, mengalirkan arus satu frekuensi ke jaringan sehingga timbul panas dari hambatan jaringan. Panas itu mengerutkan kolagen dan memicu tumbuhnya kolagen baru. Corage tidak bermain di kekuatan arus, tetapi di jumlah frekuensi. Medan listrik bolak-balik berintensitas rendah dikirim dalam 16 frekuensi yang ditumpuk untuk memicu gerakan molekul, tanpa menargetkan panas yang membakar atau melukai jaringan [2][5].
| Aspek | RF biasa | CORAGE 2.0 (QMR) |
|---|---|---|
| Frekuensi | Satu frekuensi | 16 frekuensi 4–64MHz sekaligus |
| Cara menghasilkan panas | Panas dari hambatan terhadap arus | Gerakan ion · molekul menjadi panas biologis |
| Rangsangan pada jaringan | Panas untuk mengerutkan kolagen | Rangsangan untuk gerakan sel · pemulihan |
| Ciri menurut produsen | — | Downtime minim · Nyeri minim · Bisa di jam makan siang |
Karena itu halaman Klinik RETOO Cheongdam memperkenalkan Corage sebagai alat yang "bukan lifting yang menyuntikkan benda asing ke kulit atau menimbulkan luka dengan panas untuk memicu regenerasi, melainkan membangunkan sel-sel yang tertidur di dalam kulit Anda". Corage tidak memanaskan kulit kuat-kuat untuk menariknya. Klinik RETOO Cheongdam sering memakainya untuk mengistirahatkan kulit setelah lifting berbasis panas seperti Thermage atau Ultherapy, atau untuk memperbaiki kondisi kulit di sela-sela perawatan tersebut.
Apa beda empat handpiece CORAGE 2.0?
CORAGE 2.0 menghantarkan 16 frekuensi yang sama dengan cara berbeda lewat empat jenis handpiece [4]. Skin Roller digulirkan di atas kulit untuk merangsang epidermis dan sel di bawahnya secara terpusat. Skin Mono memakai batu keramik hangat yang membawa gelombang untuk melemaskan kulit dengan kuat tetapi lembut. Skin Glove menghantarkan energi lewat jari bersarung tangan, seperti pijatan, sambil mengatur intensitasnya [2]. Handpiece Egg (isapan) yang ditambahkan pada 2021 menarik kulit sedikit dengan vakum agar menempel rapat, lalu mengirim gelombang hingga dermis dan sel [3].
- Egg (isapan)Kulit ditarik dengan vakum agar menempel rapatGelombang sampai ke dermis · Ditambahkan 2021
- Skin RollerDigulirkan untuk merangsang epidermis · sel di bawahnyaArea wajah yang luas
- Skin MonoBatu keramik hangat dengan energi merataKuat tetapi lembut
- Skin GloveIntensitas diatur dengan jariArea halus, seperti pijatan

Output maksimum unit utamanya 50W [2]. Handpiece mana yang dipakai, urutannya, dan intensitasnya tidak diatur otomatis oleh alat. Itu sebabnya halaman Klinik RETOO Cheongdam menulis bahwa "ada banyak faktor yang harus diputuskan oleh dokter, seperti intensitas dan cara perawatan serta jumlah energi". Klinik RETOO Cheongdam hanya memakai tip asli dan menyesuaikan kombinasi handpiece dengan tipe kulit.
Apakah CORAGE 2.0 sakit, dan berapa lama downtime-nya?
Produsen menyebut tiga ciri CORAGE 2.0: downtime minim, waktu perawatan yang cukup singkat untuk jam makan siang, dan nyeri yang minim [3]. Perawatan ini tidak memakai jarum atau membentuk titik koagulasi panas. Yang bergerak di atas kulit adalah batu keramik, roller, atau sarung tangan. Karena itu sebagian besar pasien menjalaninya tanpa krim anestesi dan bisa langsung beraktivitas. Tingkat nyeri dan kemerahan tetap berbeda pada tiap orang.
- 01Diagnosis kulitMelihat tipe kulit · tingkat sensitivitas · kontur wajah
- 02Atur handpiece · intensitasKombinasi Egg · Roller · Mono · Glove dan outputnya
- 03PerawatanSelesai dalam waktu jam makan siang
- 04Kembali beraktivitasHampir tanpa downtime · Boleh cuci muka · Boleh makeup
Ada juga laporan kasus yang memakai CORAGE 2.0. Dua perempuan dengan melasma di area tulang pipi dirawat dengan handpiece keramik pada pengaturan 35W dan 4–64MHz, 15 menit per sesi dengan jarak 2 minggu, sebanyak 5 kali. Skor melasma (MASI) mereka turun dari 4,8 menjadi 2,4 dan dari 12 menjadi 9 [6]. Karena hanya dua orang tanpa kelompok kontrol, data ini tidak bisa dipakai untuk menyimpulkan besarnya efek, tetapi memperlihatkan pola pemakaiannya: 15 menit per sesi, jarak 2 minggu. Produsen tidak menetapkan angka resmi untuk jumlah sesi dan daya tahan hasil. Klinik RETOO Cheongdam menentukan jarak sesi berikutnya setelah melihat reaksi kulit dari sesi pertama.
Bisakah CORAGE 2.0 dilakukan saat kunjungan singkat ke Seoul?
Bagi Anda yang datang dari luar negeri, ciri-ciri di atas cukup mudah disesuaikan dengan jadwal perjalanan. Perawatannya singkat, umumnya tanpa krim anestesi, dan setelahnya Anda bisa langsung beraktivitas, cuci muka, dan memakai makeup. Meski begitu, nyeri dan kemerahan berbeda pada tiap orang, jadi jangan berasumsi semua orang bereaksi sama.
Yang tidak bisa dipastikan sebelum berangkat adalah jumlah sesinya. Produsen tidak menetapkan angka resmi, dan Klinik RETOO Cheongdam menentukan jarak sesi berikutnya setelah melihat reaksi kulit dari sesi pertama. Jika dalam kunjungan yang sama Anda juga mempertimbangkan lifting berbasis panas seperti Thermage FLX atau Ultherapy Prime, urutan dan jaraknya dirancang bersama dalam konsultasi, sesuai rencana perawatan dan pemulihan kulit Anda.
Sebelum datang, foto membantu Anda menunjukkan area yang mengganggu dan arah perawatan yang dibayangkan. Namun, apakah keluhan utama Anda kondisi kulit atau kekenduran baru bisa diputuskan lewat pemeriksaan langsung yang menilai usia, bentuk wajah, kondisi kulit, struktur tulang wajah, serta kondisi lemak dan otot. Kirimkan foto area yang dikeluhkan saja, dan jangan kirim foto kartu identitas atau paspor.
Kapan Klinik RETOO Cheongdam merekomendasikan CORAGE 2.0?
Bagi Klinik RETOO Cheongdam, CORAGE 2.0 bukan pengganti lifting yang menarik kulit dengan panas, tetapi alat untuk memperbaiki kondisi kulit itu sendiri. Setelah menilai usia, bentuk wajah, kondisi kulit, struktur tulang wajah, serta kondisi lemak dan otot, klinik mendahulukan lifting berbasis panas seperti Thermage, Ultherapy, atau Sofwave bila keluhan utamanya kekenduran. Corage didahulukan untuk kulit yang sensitif karena sering laser, atau bagi pasien yang ingin merawat tekstur dan kekencangan kulit dengan cara yang minim nyeri.
Yang perlu ditanyakan saat konsultasi CO
- Keluhan saya kondisi kulit atau kekenduran
- Handpiece mana yang dipakai, dan di area mana
- Dilakukan bersamaan dengan lifting berbasis panas atau di sela-selanya
- Durasi perawatan dan jadwal hari itu (bisa di jam makan siang)
- Bagaimana jarak sesi berikutnya ditentukan setelah sesi pertama
Seperti tertulis di halaman Klinik RETOO Cheongdam, Corage adalah alat dengan banyak variabel yang harus diputuskan dokter. Berdasarkan pengalaman klinis dengan CORAGE 2.0, Klinik RETOO Cheongdam menyesuaikan kombinasi handpiece dan intensitas untuk tiap tipe kulit. Bila dikombinasikan dengan lifting berbasis panas, urutan dan jaraknya ikut dirancang.
Pertanyaan umum
Apakah CORAGE 2.0 sama dengan lifting RF seperti Thermage?
Keduanya memakai energi radiofrekuensi, tetapi caranya berbeda. Thermage memakai arus satu frekuensi untuk menghasilkan panas dari hambatan jaringan dan mengerutkan kolagen. Corage mengalirkan 16 frekuensi 4–64MHz sekaligus untuk memicu gerakan ion dan molekul di dalam kulit. Klinik RETOO Cheongdam mendahulukan lifting berbasis panas untuk kekenduran, dan Corage untuk kondisi kulit serta kulit yang sensitif.
Apakah perawatannya sakit? Perlu anestesi?
Handpiece batu keramik, roller, sarung tangan, atau isapan bergerak di atas kulit, dan produsen menyebut nyeri dan downtime yang minim sebagai ciri perawatan ini. Sebagian besar pasien menjalaninya tanpa krim anestesi, dan setelahnya bisa langsung cuci muka dan memakai makeup.
Berapa kali perawatan yang dibutuhkan?
Produsen tidak menetapkan jumlah resmi. Dalam laporan kasus dengan CORAGE 2.0, pasien menjalani 5 sesi masing-masing 15 menit dengan jarak 2 minggu. Klinik RETOO Cheongdam menentukan jarak berikutnya dari reaksi kulit setelah sesi pertama dan jadwal perawatan lain yang dijalani bersamaan.
Saya hanya beberapa hari di Seoul. Bisakah menjalani CORAGE 2.0?
Perawatannya singkat, umumnya tanpa krim anestesi, dan Anda bisa langsung beraktivitas, meski nyeri dan kemerahan berbeda pada tiap orang. Jumlah dan jarak sesi tidak punya angka resmi, jadi ditentukan dalam konsultasi setelah melihat reaksi kulit Anda.
Perawatan terkait
Referensi
- QuanteQ Co., Ltd. Teknologi inti – QMR technology (16 frekuensi resonansi · gerakan sel · perawatan luka di Eropa). Situs resmi
- QuanteQ Co., Ltd. Informasi produk Corage Cellfit – multifrekuensi Corage 4–64MHz, 16 frekuensi · handpiece skin roller / mono / glove · spesifikasi. Situs resmi
- QuanteQ Co., Ltd. New Corage 2.0 – Corage Egg hand-piece (2021), Advantages of New Corage. Situs resmi berbahasa Inggris
- QuanteQ Co., Ltd. Situs resmi Corage 2.0 – 4 mode handpiece · cakupan izin Kementerian Keamanan Pangan dan Obat Korea (unit bedah listrik serbaguna)
- Sella S, Adami V, Amati E, et al. In-vitro analysis of Quantum Molecular Resonance effects on human mesenchymal stromal cells. PLoS One. 2018;13(1):e0190082. doi:10.1371/journal.pone.0190082
- Cho E, Kim MH. Amelioration of Melasma Using Quantum Molecular Resonance. J Cosmet Dermatol. 2025;24(2):e16701. doi:10.1111/jocd.16701
Berencana konsultasi di Seoul?
Kirimkan pertanyaan Anda tentang perawatan ini. Tim kami akan membalas setelah melihat pesan Anda.
Cara memesan konsultasi
- 01Kirim pesan
Hubungi kami melalui WhatsApp atau LINE. Sampaikan perawatan atau keluhan yang Anda minati dan kapan Anda berencana berada di Seoul.
- 02Kirim foto bila perlu
Foto area yang dikeluhkan saja (tanpa foto kartu identitas) membantu kami membahas arah secara umum. Rencana perawatan ditentukan saat konsultasi tatap muka.
- 03Pilih waktu konsultasi
Tim kami menyampaikan tanggal dan jam yang tersedia, dan reservasi terkonfirmasi setelah Anda memilih.
- 04Konsultasi tatap muka
Di klinik, dokter memeriksa kondisi kulit Anda dan menjelaskan rencana perawatan, pemulihan, serta biayanya sebelum perawatan dimulai.
- 05Perawatan dan aftercare
Setelah perawatan, kami menjelaskan cara merawat kulit, termasuk hal yang perlu diperhatikan sebelum Anda pulang.
Jam Praktik Hari kerja 10:00–19:00 · Kamis 10:00–21:00 · Sabtu 10:00–16:30 · Tutup hari Minggu dan hari libur nasional
Alamat Lantai 5–6, First Light Tower, 417 Dosan-daero, Gangnam-gu, Seoul · Jalan kaki 500m dari Pintu Keluar 4 Stasiun Apgujeongrodeo, Jalur Bundang, di seberang Showroom Mercedes-Benz Cheongdam · Jam Praktik · Lokasi


